14 Juni 2017

TJ Ya Gitu #3: Curhat Pasif & Ketakutan

~ Pekan ketiga Tanya Jawab Ya Gitu bersama Della & Sasa

Ceritain dong curhat pasif kalian yang kalian rasa paling seru!(dari Sasa)

Buat yang belum familiar sama istilah "curhat pasif", gw kutipkan penjelasan Della ya.

Curhat pasif adalah curhat 'males' di mana lo nggak harus ngoceh nggak karuan, berharap ada yang mau dengerin dan ngertiin. Bukan males curhat tapi ya, bedain.

Dalam curhat pasif, mulut lo bungkam, tapi ada kepuasan dan kelegaan hati yang setara dengan curhat aktif. Contoh aktivitasnya adalah baca buku, dengerin lagu, nonton film, cari quote, dengerin cerita orang, dll.

Nah, sekarang jawaban gw.

Gw rasanya nggak pernah curhat pasif hahahahahah.. *bikin drop banget jawabannya ya wkwkwk* Buku, lagu, film, kutipan, atau cerita orang mah ya ada aja yang bikin gw ngerasa itu nyambung sama pengalaman atau perasaan gw, tapi nggak ada yang memberikan kepuasan dan kelegaan hati setara curhat aktif. Buat gw, kepuasan dan kelegaan ya didapat dari mengurai pikiran dan perasaan gw, dengan cara dan kata-kata gw sendiri.

Buku, lagu, film, kutipan, atau cerita orang palingan jadi apa ya.. hmm.. semacam "bahan" aja buat gw. Ibaratnya kalo bikin makalah tuh mereka jadi "teori" yang bisa digunakan untuk menganalisis atau memberi rekomendasi solusi untuk "fenomena" yang gw alami. Dinamika teori, analisis, dan kesimpulannya tentu harus gw rangkai sendiri.

Nah, "bahan" yang paling berkesan dan mengena buat gw adalah Inheritance Cycle terutama konsep true name yang ada di dalamnya.

Apa ketakutan terbesar yang masih lo hadapi sampai sekarang?
(dari Della)
Ketakutan terbesar gw adalah takut punya terlalu banyak rasa takut.

I used to be fearless. I was a true Gryffindor. My strongest virtue was Courage.
Around 2013, my true name changed. 
Flame become muffled, fervor become milder, but I still consider "having too much fear" as my biggest fear.

Keberanian menguatkan. Ketakutan melemahkan dan menghilangkan daya.
Di mata gw, hidup dengan banyak ketakutan adalah hidup yang suram, "garing", membosankan, dan kehilangan banyak kesempatan. Sungguh mengerikan. Totally not the kind of life I want to live.
Be First to Post Comment !
Posting Komentar